• Januari 2008
    S S R K J S M
    « Des   Feb »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    28293031  
  • Jumlah Pengunjung

    • 140,784 hits

STRATEGI MEMAHAMI MATERI

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. Latar Belakang Masalah

Dunia pendidikan tidak akan pernah bisa terlepas dari yang namanya baca-tulis. Sebab, kebudayaan yang tertinggi adalah budaya baca-tulis. Kepiawaian seseorang dalam membaca suatu bacaan sangat menentukan keberhasilan seseorang dalam belajar. Sebab, membaca adalah kunci dari segala ilmu.

Membaca saja tentunya belum cukup, tanpa ada hasil yang didapat dari membaca tersebut. Sebab, kerap kali kita membaca banyak namun hasil yang didapat tidak ada. Hanya buang-buang waktu saja. Dari permasalahan itulah perlu kiranya kita memakai strategi untuk memahami akan apa yang kita baca. Agar kita dapat mengefienkan waktu dan hasil yang didapat pun banyak.

Disinilah tugas guru bukan hanya mampu mengajarkan siswanya tentang suatu pemahaman materi. Akan tetapi seorang guru juga dituntut untuk dapat memberikan jalan kepada siswanya tentang bagaimana cara membaca yang efektif. Dengan demikian tugas guru harus dapat mengelola kelas, agar pembelajran yang terjadi banyak memberikan manfaat kepada para siswanya.

Dalam pengajaran tersebut guru tentunya perlu memahami akan bagaimana kondisi siswanya. Baik dilihat dari usianya, ataupun kondisi sosiologis dan geografisnya. Sebab, kadang perbedaan kondisi sosial juga berdampak pada hasil yang dicapai siswa.

 

B. Pokok Bahasan

1. Membangun Sugesti dan Persepsi membaca

2. Cara membaca yang efektif

3. Meningkatkan Daya Ingat

 

 

 

 

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

  1. Membangun Sugesti Dan Persepsi Membaca

Manfaat khusus dari kegiatan membaca adalah bahwa orang yang rajin membaca buku dapat terhindar dari kerusakan jaringan otak di masa tua. Ini menurut riset mutakhir tentang otak. Bahkan secara tegas, penelitian itu menyatakan bahwa membaca buku dapat membnatu seseorang untuk menumbuhkan saraf-saraf baru otak.1

Salah satu tujuan terpenting dari membaca adalah mengobarkan gagasan dan upaya kreatif. Peristiwa membaca yang terbaik pada hakikatnya adalah siklus hidup mengalirnya ide pengarang ke dalam diri kita, dan pada gilirannya ide kita mengalir balik ke seluruh penjuru dunia dalam bentuk benda yng kita hasilkan, pekerjaan yang kita lakukan, dan orang-orang yang terkait dengan kita. (35)

Kegiatan membaca buku memang melibatkan banyak aspek, diantaranya: To think (berpikir), to feel (merasakan), dan juga to act (bertindak melaksankan hal-hal yang baik dan bermanfaat sebagaimana yang di anjurkan oleh sebuah buku).2

Agar daya ingat kita maksimal dalam mengingat suatu bacaan, maka kita perlu mempersepsikan bacaan tersebut menarik. Sebab, seperti yang dikatakan oleh Sigmund Freud bahwa kita hanya mengingat hal-hal menarik minat kita

1. Membangun sugesti-positif membaca

Gordon Dryden dan Jeannette Vos, dalam the learning revolution, bercerita kepada kita: “Jika anda berpikir anda bisa atau tidak bisa, anda benar,” ujar Henry Ford. “kita adalah apa yang kita pikirkan; dan kita akan menjadi apa yang kita pikirkan tentang kita”.3

 

2. Membangun persepsi membaca

Membaca buku yang membuat kita mengantuk itu kita lakukan setiap hari di rumah saat kita mau tidur. Sementara itu, jarang sekali kita membaca buku dalam keadaan bukan menjelang tidur. Akhirnya, secara perlahan-lahan, kegiatan membaca buku membuat kita mengantuk itu tersimpan perlahan-lahan di benak kita dan muncullah paradigma tentang buku atau membaca buku. Paradigma kita tentang buku adalah bahwa “buku membuat kita mengantuk!”

Disamping itu, menurut John Barell dalam bukunya Delevoping More Curious Minds, bahwa untuk dapat lebih fokus dalam memahami akan apa yang kitra baca, maka sebelum membaca kita perlu mengetahui tentang subjek apa yang ingin kita ketahui. Menyiapkan yang kita butuhkan guna memudahkan memahami apa yang sedang kita baca. Misalnya; stabilo, catatan kecil, pulpen, dsb. Mengulang bacaan tersebut. Mempraktekan apa yang kita pelajari.

 

  1. Cara Membaca Yang Efektif

Membaca komik jelas tidak sama dengan membaca buku teks. Untuk sebagian orang, mungkin jenis yang pertama akan jauh lebih menyenangkan untuk dilahap. Akan tetapi yang membantu kuliah jelas jenis yang kedua.

Membaca buku teks merupakan bagian yang penting dalam proses belajar di sekolah dan perguruan tinggi. Membaca buku teks tidak sama dengan membaca novel yang satu bab dibaca secara berurutan mulai dari halaman pertama sampai halaman terakhir. Cara ini pada umumnya tidak cocok untuk dapat memahami dan mengingat kandungan pada buku teks.

Untuk mengefienkan waktu kita pun dapat menggunakan beberapa kiat membaca cepat. Yaitu sebagai berikut:

  1.  
    1.  
      1.  
        1. pastikan dahulu informasi apa yang anda cari

        2. letakan buku anda sejauh 50 cm dari mata: cukup untuk melihat seluruh halaman

        3. gerakkan telunjuk anada ke bawah di tengah-tengah halamn. Dengan mata, lihatlah tepat di atas ujung jari

        4. gerakkan jari dengan cepat sehingga anda tidak punya waktu untuk berhenti pada setiap huruf dan mengucapkannya.4

Tentunya yang ingin capai bukan hanya cepat saja, sebab cepat kalau tidak efektifpun akan sia-sia. Disini saya paparkan cara membaca yang efektif;

  1. Bertanyalah pada diri anda sendiri saat punya kemauan membaca. Dengan demikian akan membuat kita langsung menemukan manfaat dari membaca

  2. Ketika memulai membaca, cobalah untuk membiasakan diri untuk tidak melewatkan satu kata pun yang tidak anda mengerti.

  3. Ambilah jeda.

  4. Usahakan jangan berhenti bertanya saat bertanya.

  5. Ulangilah pembacaan anda secara multi-indrawi.5

  6. Ikatlah makna.

 

  1. Meningkatkan Daya Ingat

Ingatan sangat mempengaruhi dalam hal pemahaman terhadap suatu bacaan atau materi. Daya ingat terbagi menjadi dua, yaitu : daya ingat jangka pendek dan daya ingat jangka panjang. Daya ingat jangka pendek menyimpan informasi selama waktu yang singkat. Kita memiliki kapasitas yang terbatas untuk daya ingat jangka pendek. Salah satu karakteristik daya ingat jangka pendek adalah tidak memberikan respon yang baik bila kita dalam keadaan tegang, misalnya pada saat ujian.

Hal ini disebabkan informasi disimpan tanpa membuat mekanisme syaraf untuk memanggil kembali informasi ini.

Sebaliknya, daya ingat jangka panjang memiliki lintasan syaraf ke tempat penyimpanan informasi. Dengan demikian ia dapat dipanggil kembali setelah 1 minggu, 1 bulan, bahkan 1 tahun setelahnya. Kapasitas otak untuk daya ingat jangka panjang ini tidak terbatas dan lagi dia lebih dapat diandalkan pada kondisi kita tegang saat ujian.

Diantara metode yang dapat kita pakai untuk dapat mudah memahami yang kita baca adalah :

  • menggunakan peta pikiran ketika membaca

  • memetakan pemahaman

manfaat peta pikiran

  1. untuk menulis secara kreatif

  2. untuk mengelola “jaringan” pekerjaan

  3. untuk menuangkan ide secara bebas (brainstorming)

  4. untuk menjadikan rapat-rapat lebih produktif

  5. untuk menyusun “daftar tugas” secara detail

  6. untuk melakukan presensi secara komprehensif

  7. untuk melakukan pencatatan secara efektif

  8. untuk membantu proses pengembangan-diri.

Untuk memudahkan mengingat apa yang kita baca, maka buatlah peta pikiran sebagai ganti mencatat secara linier. Adapun caranya:

  1.  
    1.  
      1.  
        1. Tema utama terletak di tengah-tengah

        2. Ada cabang-cabang utama untuk setiap subtema

        3. Kata-kata tunggal digunakan untuk setiap konsep

        4. Bila mungkin, setiap konsep memiliki sebuah gambar.

Untuk dapat memanggil kembali informasi, kita perlu melakukan usaha untuk menyandikan/encode informasi dalam bentuk yang kita inginkan.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

Sebelum kita mulai mebaca suatu bacaan, maka hal pertama yang penting untuk kita lakukan adalh dengan membangun persepsi dalam diri kita bahwa membaca adalah suatu kebutuhan dan sesuatu yang menyenangkan. Sebab, tanpa adanya persepsi yang positif maka berapa banyak pun bacaan yang kita habiskan tidak akan pernah melekat dalam benak kita apalagi sampai mahamaminya.

Daya ingat terbagi menjadi dua, yaitu : daya ingat jangka pendek dan daya ingat jangka panjang. Yang keduanya mempunyai peran-fungsi tersendiri. Daya ingat pun perlu didukung dengan beberapa metode untuk dapat mengeingat suatu bacaan. Diantaranya peta pikiran.

Untuk dapat membaca secara efaktif cara yang dapat dilakukan adalah dengan cara menggunakan peta pikiran dan saat kita sedang membaca dan memetakan pemahaman. Peta pikiran yaitu suatu tulisan yangsaling berhubungan tentang tema utama, subtema dan beberapa kata kunci yang dapat dijadikan bahan acuan saat kita lupa. Peta pikiran dapat dibuat sekehendak dari sang pembaca. Asal dapat dipahami oleh pembaca.

 

Daftar Pustaka

 

Hernowo (ed), Quantum Reading cara cepat nan mbermanfaat untuk merangsang munculnya potensi membaca, Bandung: MLC, 2003,

Gordon Dryden dan Dr. Jeannette Vos, Revolusi Cara Belajar (The Learning Revolution): Belajar Akan Efektif Kalau Anda Dalam Keadaan ”Fun” Bagian I: Keajaiban Pikiran, Bandung: Kaifa, 2003,

Hernowo, Andaikan Buku Sepotong Pizza: Rangsangan Baru Untuk melejitkan”Word Smart” Bandung: Kaifa, 2003,

John Barell, Developing More Curious Minds, Virginia: ASCD, 2003

1 Hernowo (ed), Quantum Reading cara cepat nan mbermanfaat untuk merangsang munculnya potensi membaca, Bandung: MLC, 2003, hlm. 33

2 Ibid, hlm. 52

3 Gordon dryden dan Dr. Jeannette Vos, Revolusi Cara Belajar (The Learning Revolution): Belajar Akan Efektif Kalau Anda Dalam Keadaan ”Fun” Bagian I: Keajaiban Pikiran, Bandung: Kaifa, 2003,

4 Gordon Dryden dan Dr. Jeannette Vos, Revolusi Cara Belajar (The Learning Revolution): Belajar Akan Efektif Kalau Anda Dalam Keadaan ”Fun” Bagian I: Keajaiban Pikiran, Bandung: Kaifa, 2003, hlm. 160

5 Hernowo, Andaikan Buku Sepotong Pizza: Rangsangan Baru Untuk melejitkan”Word Smart”

Bandung: Kaifa, 2003, hlm. Xvii-xviii

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: