• Mei 2008
    S S R K J S M
    « Apr   Jun »
     1234
    567891011
    12131415161718
    19202122232425
    262728293031  
  • Jumlah Pengunjung

    • 140,784 hits

DEKONSTRUKSI EDUCATION INDONESIA

 

Oleh : Abas

Bulan Mei nampaknya menjadi bulan yang melelahkan bagi kepolisian di negeri ini. Sebab, dibulan ini banyak dari kalangan penduduk indonesia baik mahasiswa, buruh, pecinta lingkungan, guru bahkan pelajar turun kejalan untuk menyuarakan pendapat mereka dalam rangka peringatan tanggal-tanggal sakral. Diantaranya adalah 1 Mei sebagai hari buruh dunia atau yang dikenal dengan May Day menjadi behitu berarti, karena hanya di tanggal 1 Mei lah seluruh/sebagian besar buruh  turun kejalan meminta hak-haknya di penuhi, baik oleh pemerintah maupun pemilik pabrik. 2 Mei yang merupakan hari pendidikan nasional banyak diperingati oleh kalangan pendidik dan peserta didik; mahasiswa yang tidak kenal lelah menyuarakan tuntutan pendidikan gratis untuk semua kalangan khususnya kaum miskin, guru khusunya guru honorer tidak pernah menyerah meminta hak mereka agar dapat disamakan derajatnya dengan guru yang bergelar PNS.  Pemerhati pendidikan yang merasa prihatin dengan beban mental siswa-siswa kelas kelas ikut turun kejalan untuk menolak UN, karena detik ini UN menjadi hantu atau berhala tersendiri buat kalangan siswa Indonesia. Menjelang maupun tepat tanggal13 Mei mahasiswa dan para orang tua korban peristiwa Semanggi menuntut pemerintah untuk mengusut tuntas tindak kejahatan terhadap mahasiswa di jembatan Semanggi tersebut. Sebab, setelah 10 tahun reformasi bergulir belum juga terselesaikan kasus tersebut. Dan tanggal 20 Mei nanti akan bisa dipastikan banyak dari rakyat indonesia yang turun ke jalan dalam rangka peringatan 1 Abad kebangkitan nasional.

Sedikit fenomena di atas merupakan dampak dari pendidikan yang selama ini berjalan di Indonesia. Bukan menyalahkan pendidikan Indonesia akan tetapi sebagai gambaran agar besok pendidikan bisa lebih baik. Karena pendidikan di sekolah-sekolah Indonesia hanya mampu menghasilkan buruh-buruh murah, pejabat pengingkar UU, budak-budak materialisme, sarjana penghamba selembar kertas sertifikat. Namun, keadaan yang seperti ini jangan lantas menjadikan kita Bangsa Indonesia terus terlena dalam ketidakberdayaan yang berkepanjangan. Akan tetapi ini harus menjadi cambuk untuk bisa merubah diri menjadi lebih baik. Meski secara umum seperti tersebut, beruntunglah Bangsa ini masih mempunyai beberapa orang yang rela mengorbankan waktunya untuk mulai merubah pendidikan di Indonesia. Dimanakah sedikit orang tersebut berada? Benarkah peristiwa 1998 karena pendidikan mereka di Perguruan Tinggi? Tentu semua orang akan menjawab ”Tidak”, sebab mereka mendapatkan akan penyadaran dari tidur panjangnya d forum-forum diskusi kecil di luar kampus. Seperti yang sering dilakukan oleh teman-teman kita yang aktif di pergerakan ekstra kampus seperti GMNI, HMI, KMPD, PMII dan lain sebagainya. Organ-organ pergerakan ekstra kampus itulah yang kerap menyuarakan aspirasi kaum marhinal dan menyadarkan atas realitas yang ada. Jika mereka mendapatkan pendidikan yang menyadarkan di luar kampus, lalu apa yang dilakukan oleh kampus? Menjinakkan mahasiswanya?

            Untuk menanggapi fenomena pendidikan Indonesia, dan usaha dalam memajukan pendidikan perlu diperbaikinya sistem pendidikan khususnya kurikulmnya. Para praktisi dan pemerhati pendidikan yang sadar akan tujuan pendidikan Indonesia bergerak maju untuk membuat sebuah pola baru dalam pendidikan, pemikiran tersebut mewujud dalam banyak bentuk dan nama, seperti pendidikan alternatif, pendidikan partisipatif etc. Seperti SD Mangunan yang dibina oleh YB Mangun Wijaya, pendidikan partisipatif di SLTP Qoryah Thayyibah yang dikepalai oleh Bahruudin, komunitas orang rimba di bukit duabelas jambi yang dipelopori oleh Butet Manurung.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: