• Juni 2008
    S S R K J S M
    « Mei   Agu »
     1
    2345678
    9101112131415
    16171819202122
    23242526272829
    30  
  • Jumlah Pengunjung

    • 140,784 hits

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

  I.       Identitas Mata Pelajaran

1. Satuan pendidikan    : SMA

2. Mata Pelajaran         : Fiqih

3. Materi Pokok           : Memperagakan tata cara Mengkafani Jenazah

4. Kelas/Semester        : XI/I

5. Pertemuan ke           : II

6. Waktu                      : 15 Menit

 II.       Kemampuan Dasar1.   Kompetensi Dasar               :Memperagakan tata cara Mengkafani Jenazah. 

2.   Indikator                              :

         Siswa mampu memahami tata cara Mengkafani Jenazah.

         Siswa mampu memperagakan tata cara Mengkafani Jenazah.

 III.       Materi Pembelajaran

1.      Materi Pokok                     : Memperagakan tata cara Mengkafani Jenazah

2.      Uraian Materi Pokok          :

Tata cara Mengakafani Jenazah :a.     Siapkan perlengkapan untuk mengkafani mayat yaitu sebagai berikut :1)    Kain kafan 3 helai untuk laki-laki sedangkan untuk perempuan 5 helai.2)    Kapas secukupnya3)    Bubuk Cendana/Kapur Barus4)    Minyak Wangi  b.    Cara mengkafani: 1)    Kain kafan yang digunakan paling sedikit satu lembar, asal menutupi seluruh tubuh jenazah, baik laki-laki atau perempuan. Akan tetapi, jika mampu disunahkan 3 helai untuk laki-laki sedangkan untuk perempuan 5 helai.2)  Cara memakaikan kain kafan untuk jenazah tersebut ialah kain kafan dihamparkan sehelai-sehelai dan ditaburkan harum-haruman seperti kapur barus dan sebagainya di atas tiap-tiap lapis. Jenazah kemudian diletakkan di atas hamparan kain tersebut. Kedua tangannya diletakkan ai atas dadanya dan tangan kanan berada di atas tangan kiri.3)  Adapun untuk jenazah wanita disunahkan untuk dikafani dengan lima lembar kain, kain alas, baju, tutup kepala, cadar, dan kain yang menutupi seluruh tubuhnya.4)    Lubang-lubang seperti lubang hidungdan lubang telinga disumpal dengan kapas.  

IV.              Metode pembelajaran                   : Ceramah singkat, praktek mengkafani

                                                                       jenazah, pendampingan praktek.

 

V.                 Media/alat Pembelajaran              : Boneka, kerudung, kapas, lembar tata

                                                                      cara mengkafani jenazah.

 VI.              Srategi pembelajaran                    :  

Kegiatan

Waktu

(Menit)

Aspek Life Skill

yang diinginkan

Pendahuluan :

1.      Pembuka

2.      Apersepsi; mengingat materi sebelumnya

3.      Mengulas tujuan pelajaran hari ini.

4.      Pre test lisan

   

2

 

     Kemampuan mengingat

     Kemampuan memahami kerangka permasalahan

Inti :

1.      Siswa diberi kesempatan membaca dan memahami lembar tata cara pengurusan jenazah.

2.      Siswa praktek Memperagakan tata cara pengurusan jenazah.

 

3

  

7

 

 

   Kemampuan membaca dan memahami.

   Kemampuan Memperagakan

 

Penutup :

1.      Penyatuan gagasan dan tanya jawab dipimpin oleh guru.

2.      Penugasan; diberikan tugas untuk mengamati dilingkungan tempat tinggalnya tata cara pengurusan jenazah.

 

2

 

1

 

   Kemampuan menerima

 

   Kemampuan mengamati

 VII.           Penilaian dan Tindak Lanjut 

Aspek

Tes

Jenis Tagihan

Bentuk Tagihan

Skor

Kognitif

Tuliskan tata cara pengurusan jenazah?

Apa hikmah ikut mengurus jenazah?

Ulangan Harian

Tes Tertulis

20

  

20

Afektif

Mempraktekkan tata cara pengurusan jenazah.

Penilaian Kelompok

Tugas Kelompok

30

Psikomotorik

Mempraktekkan tata cara pengurusan jenazah

Tes Kinerja

Membaca

30

VIII.        Sumber Bacaan

         Drs. Junaidi Anwar, dkk. 2006, Agama Islam Lentera Kehidupan, untuk SMA kelas XI, Jakarta : Yudistira.

         Lingkungan tempat tinggal/peristiwa orang wafat.

 

   Yogyakarta, 27 Februari 2008

 

Mengetahui,

Guru Pembimbing

   

( Drs. Ichsan, M.Pd.)

 

Mahasiswa Praktikan

   

(A b a s)

                                  a.   Siapkan perlengkapan untuk mengkafani mayat yaitu sebagai berikut :1)        Kain kafan 3 helai untuk laki-laki sedangkan untuk perempuan 5 helai.2)        Kapas secukupnya3)        Bubuk Cendana/Kapur Barus4)        Minyak Wangi  b.    Cara mengkafani: 1)        Kain kafan yang digunakan paling sedikit satu lembar, asal menutupi seluruh tubuh jenazah, baik laki-laki atau perempuan. Akan tetapi, jika mampu disunahkan 3 helai untuk laki-laki sedangkan untuk perempuan 5 helai.2)        Cara memakaikan kain kafan untuk jenazah tersebut ialah kain kafan dihamparkan sehelai-sehelai dan ditaburkan harum-haruman seperti kapur barus dan sebagainya di atas tiap-tiap lapis. Jenazah kemudian diletakkan di atas hamparan kain tersebut. Kedua tangannya diletakkan ai atas dadanya dan tangan kanan berada di atas tangan kiri.3)        Adapun untuk jenazah wanita disunahkan untuk dikafani dengan lima lembar kain, kain alas, baju, tutup kepala, cadar, dan kain yang menutupi seluruh tubuhnya.4)        Lubang-lubang seperti lubang hidungdan lubang telinga disumpal dengan kapas.  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: